Online Support Zahra
Online Support Daras
|
| LOGIN
|
|
|

|
Resensi Majalah Paras, No: 52/Thn V/Januari 2008
|
|
Rumitnya Kehidupan Wanita
It’s So Complicated! Barang kali jadi ungkapan yang tepat untuk menggambarkan beberapa kehidupan wanita penuh kerumitan. Ya, memang wanita sangat erat dengan aneka peranti kehidupan yang berderet-deret, lebih banyak dari yang dimiliki kaum pria. Mulai dari soal pribadi, kehidupan keluarga, pencapaian karier sampai pergaulan sosial.
Mungkin tak salah jika ada ungkapan wanita sejatinya lebih kuat dibanding laki-laki. Wanita kuat memang dipersiapkan untuk menghadapi kerumitan hidupnya. Faktanya, bahwa hamil, melahirkan, menyusui bahkan mengasuh, sejatinya membutuhkan energi luar biasa dan itu hanya bisa dilakukan seorang wanita. Meski untuk tanggung jawab pengasuhan jatuh ke tangan ayah-ibu, namun pada realitanya, dominasi peran ibu lebih banyak ketimbang ayah. Lagi-lagi terkait faktor kedekatan ibu dan anak.
Melangkah ke ranah sosial, wanita menjadi target bombardir produk kecantikan. Jadilah bagian tubuh wanita adalah aset yang menjadi modal inovasi produk-produk kecantikan. Belum lagi konstruk sosial mengenai definisi cantik sampai keharusan menjadi cantik.
Pada perkembangannya, wanita tumbuh dalam segala bentuk konsep dan konstruk tentang semestinya mereka. Konsep dan konstruk ini begitu melekat. Adalah sebuah momok kala seorang wanita keluar dari jalur keduanya. Wanita jadi serba salah di balik serangan konstruk sosial tersebut, terkadang malah sulit mempertahankan identitas dirinya.
Nora Ephron, penulis yang masuk nominasi Academy Award dalam kategori Best Original Screenplay untuk film When Harry Met Sally, Silkwood dan Sleepless in Seattle, mencoba menggambarkan kerumitan kehidupan wanita itu dalam bahasan yang ringan dan mudah dicerna. Kadang ia memproklamirkan betapa identitas diri itu penting sehingga wanita tidak lekas terbawa arus konstruk sosial yang mengejar-ngejar wanita untuk membeli ragam produk kecantikan. Namun di kesempatan lain justru mengalir mengikuti definisi sosial terhadap kehidupan wanita.
Di buku ini, Nora menyajikan segala sesuatu mengenai wanita blak-blakan, tidak ada yang ditutupi. Suguhannya begitu cerdas, lugas dan membuat pembaca terpingkal-pingkal sambil sesekali menjentikkan jemari, tanda sepakat akan kalimat yang diluncurkannya. Ya, Nora memang mengerti dunia wanita, itu karena ia benar-benar menikmati kerumitan seorang wanita. Indri
|
| |
|
- Resensi H.U Batam Pos, 25 November 2007,
/lanjut
- Resensi www.kabarindonesia.com, 11/12/2007,
/lanjut
- Resensi Prodo, Edisi Desember 2007,
/lanjut
- Resensi Wanita Indonesia 19-25 November 2007,
/lanjut
- Resensi Tabloid Keren Beken! 17 Des-30 Des 2007,
/lanjut
- Resensi MovieBuzz, Desember 2007,
/lanjut
- Resensi Aneka Yess! 24 Des 07 – 06 Jan’08,
/lanjut
- Resensi www.kabarindonesia.com, 14/01/2008,
/lanjut
- Resensi Majalah Paras, No: 52/Thn V/Januari 2008,
/lanjut
- Resensi Herworld, No. 1 /VIII, 28 Januari 2008,
/lanjut
- Resensi Majalah FIT, Februari 2008,
/lanjut
- Resensi COSMOPOLITAN, Februari 2008,
/lanjut
- Resensi Media Indonesia, Sabtu 1 Maret 2008,
|
|
|
| BERITA
|
Info Edit Profiluntuk
memudahkan Anda berbelanja tanpa harus mengingat nomor member Anda.... /lanjut
Libur
Lebaran 1431 HSehubungan dengan adanya libur
Idul Fitri 1431 H di lingkungan
k.... /lanjut
Pemberitahuan Transaksi dan PengirimanPemberitahuan kepada Seluruh pelanggan Zahra dan Dar.... /lanjut
Gratis Ongkos Kirim dan bisa dengan Debit BCA di tempatMulai 1 Mei 2010
nikmati promo me.... /lanjut
Promo Weekend: Beli Buku Gratis BukuSetiap pembelian minimal Rp 200.000,- (setelah diskon).... /lanjut
Layanan Pesan AntarPengunjung website Zahra yang setia,Sekarang Anda bisa mendapatkan buku.... /lanjut
Untuk para pembeli buku-buku Zahra, Dastan, dan Daras kami akan memberikan diskon sebesar .... /lanjut
TM Book StoreDepok Town Square UA-2 Lt. UG(021) 7887 0382/83TM Book StoreGedung Superindo..... /lanjut
HOT NEWSKabar GembiraBagi yang suka baca buku saat ini diskonnya 35% loch bagi yang punya .... /lanjut
|
|